Monday, February 22, 2010

Pelajaran dari sebuah pengalaman..

Teringat beberapa masalah yang kuhadapi pada liburan yang singkat beberapa hari yang lalu.

Semua berawal saat ku mencoba meminjam mobilnya, di pagi hari sms singkat kukirimkan padanya dengan maksud meminjam mobilnya untuk menemani saudaraku pergi berobat.

Dan dia membalas smsku dan meminjamkan mobilnya padaku, disiang harinya aku bermaksud mengembalikan mobilnya dan saat itu aku sedang menuju ke kampusnya, tapi tiba2 dia menelpon dan mengatakan bahwa pakai saja dahulu mobilnya, sampai selesai urusanku tadi biar dia menunggu di kampus karena kebenaran kuliah sampai sore hari.

Akupun mengucapkan banyak terimaksih dan begitupula saudaraku….tapi dia bilang padaku jangan beritahu mamanya dan biarkan dia yang bilang ,akupun bingung?? Tapi karena keadaan waktu itu membuatku menerima apa yang dia bilang dan tanpa berpikir panjang..

Singkat cerita disore harinya ditempat berbobat yan kedua tepatnya di 10 ulu kalau tidak salah, aku bilang pada suadaraku bahwa aku akan menghantarkan mobil ke kampusnya dan kalian pulang naik bus saja, tidak enak sudah meminjam mobil sampai sore, ia kata mereka kembalikanlah dan bilang terimakasih.

Dan akupun menelponnya, tapi lagi dia bilang padaku biar pakai saja dahulu dan selesaikanlah dahulu, lagian belum selesai kelas..

Dia meyakinkanku agar selesaikan urusanku dahulu. Begitu baiknya dia pada kami, akhirnya ku parkirkan mobil dan mununggu di mobil sampai saudaraku selesai berobat, tak lama mereka kembali dan kamipun pulang dan menuju kekampusnya..

Diperjalanan beberapa kali mobil itu mati tiba2 namun masih bisa dihidupkan, tak jauh dari kampusnya mobil itu lagi2 mati tiba2 dan tidak bisa di hidupkan lagi, saat itu kami berada di tanjakan di daerah padang selasa di jalan menuju ke kampusnya. Dan kamipun mendorong mobil itu kepingir jalan agar tidak menganggu lalulintas.. dan kebetulan kami berada didepan sebuah mini market yang ada dipinggir jalan itu…

Saat itu di mobil ada 5 orang dewasa beserta seoarang bayi (diriku, bibikku, kakak perempuanku beserta suami dan anaknya dan keponakanku).

Lama kami mencoba menghidupkan mobil itu tapi tetap tidak bisa, kami berpikir dan mendiamkan mobil dahulu, lalu datang seorang laki2 dan bilang kepadaku, coba lihat dahulu airnya ada apa tidak?

Akupun langsung mengecek dan ternyata benar airnya tidak ada dan mobil dalam keadaan panas..

Lalu ku beli beberapa botol air mineral yang kebenaran kami berada di depan minimarket.

Setelah sekitar tiga botol besar airpun penuh…tapi mobil tetap tidak bisa dihidupkan dan lelaki itu bilang dinginkan dahulu mesinya…

Dan kamipun mendinginkan mesinya, sembari menuggu aku menelponnya karena cemas keadaanya sekarang,mana kami terlambat mengembalikan mobilnya…

Beberapa kali ku mencoba menelponya tapi tidak diangkat dan dia sms bahwa hpnya lowbat, aku semangkin cemas karena dia sendiri lagi, tapi sesekali masih bisa ditelpon dan dia bilang dia sedang dalam perjalanan kerumahku, aku serentak terkejut???

Kami menuju kekampusnya untuk menjemputnya dan malah dia menuju kerumahku? Aku sedikit emosi sekaligus cemas… dan kumintak agar setiba dirumahku dia diam saja disana ,nanti kalau mobil hidup kami kesana..

Mobil masih tidak bisa hidup dan aku menelpon adikku agar menjemput kakak perempuanku dengan motor karena anaknya menangis terus..

Lalu aku menelpon dia lagi, dan bertanya posisinya diamana, sudah sampai rumahku apa belum?? Lalu dia bilang dia perjalanan kearah kami lagi karena cemas katanya??? Aku serentak terkejut kok dia mondar mandir, sementara aku menghawatirkanya…

Ok2 kataku kalu begitu berhenti saja disini biar kita pikirkan gimana caranya ini (aku pikir dia lebih paham akan mobilnya..). akupun menuggunya dan sembari membeli makanan..

Sudah lama mobil masih tidak bisa hidup, dan malahan tidak bisa distarter akinya habis karena teralalu sering mencoba menghidupkan mobil tadi..

Aku semangkin binggung dan benar-benar cemas, ini sudah terlalu malam kasihan dia mana orangtuanya tidak tau dan akupun tidak tau apa alasannya pada ortunya.

Ku telpon lagi dia, dan dia bilang dia di rumah arin (temanya), aku lagi2 kaget??? Lah kok disana lagi??? Biar mudah katanya…aku benar2 bingung dengan jalan pikiranya saat itu…???

Dan diah malah mintak tinggalkan saja mobilnya dan kalian pulang saja, serentak aku menolaknya karena aku merasa kalau melakukan itu diriku benar2 tidak bertanggung jawab,dan aku benar2 emosi saat itu…

Tak lama adiku datang dengan motornya beserta pamanku yang membawa motor juga, lalu kakakku dan bibik pulang dengan motor. Jadi tinggal kami bertiga.. ( aku, suami kakaku dan keponakkkanku).

Kami bertiga terus berpikir mencari jalan keluar, aku berjalan kaki mencoba mencari pertolongan atau bengkel mobil terdekat…namun kebanyakkan sudah tutup yang disekitar situ…

Begitu susahnya memintak pertolong dengan orang2 sekitar….sekian lama aku berusaha, dan aku benar2 cemas saat itu…khawatir dengannya karena hari semangkin malam…

Tak lama adiku kembali dengan motornya.. lalu langsung saja aku meminjamnya dan pergi kerumah arin untuk memastikan dia disana,sesampai disana aku melihatnya dan ibunya arin, aku menyapa ibunya dari atas motor sambil memakai helm, namun mungkin ibunya tidak mendengar suaraku,, lalu aku bertanya padanya bagaimana? Saat itu aku dalam keadaan panic sedikit emosi, aku mencoba mengajaknya ke lokasi mobil di depan mini market (disana ada ramai orang). Tapi dia bilang tinggalkan saja mobilnya kalian pulang saja, lagi aku terkejut dengan jalan pikiranya yang saat itu benar2 ku tidak mengerti..????

Dia tau kalau diriku marah, dan seperti biasa kalau aku marah aku lebih suka menjauh darinya untuk meredam amarah… dan aku kembali ke lokasi mobil tadi sembari meredam amarah dan berpikir mencari jalan keluarnya.,..

Terus aku berpikir dan sedikitpun tak terpikir untuk meninggalkan mobil itu.. lalu adikku berhasil mengajak beberapa orang dengan bayaran uang kalau mereka mau mendorong mobil itu…

Merekapun menerima dan akhir mobil itu didorong dan hidup. Begitu senangnya hatiku….

Kamipun segerah kerumah arin dan menemuinya, aku bermaksd mengantarnya pulang dan menjelaskan semua kepada ibunya kenapa dia pulang malam, Tapi semua gagal dan sia-sia…lagi2 aku tidak tahu jalan pikirnya dan dia bilang mamanya akan kesini kalian pulang saja…aku kaget???? Niatku ingin mamanya tau tapi dia???ahkh....aku benar2 tidak mengerti begitu keras kepalanya dia...

Yah kerena dia bilang begitu dan aku dalam keadaan emosi,tidak tau harus bagaimana, kamipun keluar dari mobil (kami bertiga aku,suami kakaku dan keponakakkanku ).

Disnilah mungkin bermulnya ibu arin curiga karena yang keluar laki2 semua tidak ada kakak perempuan dan bibikku.

Tidak mungkinkan saat itu aku harus menjelaskan pada ibunya semntara mamanya akan datang dan dia mintak kami segera pergi..

Langsung saja kami segerah pergi (jujur saat itu suami kakakku dan keponakkanku tidak mengerti apa yg terjadi dan aku hanya bilang ayo kita pulang jalan kaki,kebetulan bus sudah tidak ada karena larut malam.)

Emosi, cemas, bingung semuan bercampur aduk di kepalaku, dan hanya berkata terimaksih padanya..


Hal kedua yang terjadi saat aku ingin kerumahnya dan dia bilang jangan kerumah mamanya lagi marah dan dia tidak bisa kemana-mana hanya bersedih dikamar.

Ok aku berusaha mengerti keadaan, dan kebetulan hari itu kami sekeluarga sedang berjalan2 keliling Palembang dengan mobil pamanku. Saat menuju kesalah satu rumah keluargaku dan kebernaran arah sama menuju kerumahnya….ibuku bilang ambil saja kemplang dirumahnya walau sedkit. Ok kataku..(begitu semangatnya diriku ketemu dengannya).

Kamipun kesana dan tiba saat berhenti didepan rumahnya aku benar2 terkejut dari dalam mobil ku melihat dia menghantar seorang laki2ke pagar depan rumahnya dan sambil tertawa2..semua berbeda dengan smsnya padaku beberapa saat lalu..

Sakit hatiku saat itu dan semua keluargaku melihatnya merekapun terkejut….(jujur sampai saaat ini rasa itu terus menusukku) aku benar hancur saat itu, begitu rupanya kalau kita sudah sayang dengan seseoarang dan ikhlas dari dalam hati,aku tidak bisa bilang apa2 lagi..

Adikku yang keluar peratama dan aku terus menyusul dibelakang, kulewati mereka dengan menundukan kepalaku, hatiku hancur saat itu, smsnya yang mengatakan dia hanya dikamar dan bersedih semua bertolak belakang??? Sebuah tanda tanya besar bagiku???

Aku bertemu dengan ibunya dan berusaha meredam amarahku dan persaaku saat itu, langsung saja ku ke inti utama mengambil kemplang…

Singkat cerita ada sebuah pembicaraan antara akau dan ibunya khusnya masalah mobil yang aku pinjam.

Aku berusaha mengungkap semua yang terjadi, tetapi kelihatnnya ibu tidak percaya padaku…

Aku benar2 bingung harus bagaimana menjelaskannya dan hanya kata maaf yang bisa aku lakukan…

Juju dari pembicaraan itu sebuah kata ibunya yang juga membuat akau hancur saat itu… ibunya berpikir kalau aku tidak sayang padanya dan hanya memanfaatkannya karena dia hanya kasihan pdaku dan meminjamkan mobilnya padaku…

Dan masalah aku mengajaknya ke pada selasa, jujur itu bukan tempat sepi dan banya orang disana didepan mini market..(aku sempat merekamnya dengan Handycamku).

Sedkitpun aku tidak berniat jahat padanya,aku tulus,ikhlas sayang padanya dan akau tidak pernah berpkir memanfaatkntya.( mungkin hanya Allah yang tau).

Masalah ibu arin tadi sudah saya jelaskan diatas bahwa kakaku dan bibiku telah pulang dengan motor..

Pkoknya liburan ini benar benturan besar bagiku, hatiku hancur dan semuanya menyalahkanku…

Aku tidak peduli apa pikran meraka padaku yang pasti aku sayang yang tulus padanya (dia tahu diriku).

Aku hanya ingin dia bahagia walapun bukan denganku (mungkin sperti apa yang diingikan oleh ibunya).

Sayang yang aku berikan ikhlas padanya dan tanpa mengharap balasan darinya, semoga dengan tulisan ini aku sedkit lebih legah karena aku tidak tau harus bilang dengan siapa yang bisa percaya dan mngerti dirku. Dan besar harapanku mama dan papanya percaya padaku…

Yang pasti aku slalu berpikir,” setiap orang melakukan sesuatu itu pasti ada alasannya…”

Jadi apapun itu hanya kata maaf yang ikhlas kepada kalian semua….terimkasih atas segalanya…

ini dia video yang sempat terekam saat mobil macet:
Dan semoga mama dan papanya percaya kalau aku tidak berbohong...

video

Malaysia - Palembang
Palembang -Malaysia
Sebuah perjalanan yang singkat tapi berkesan...